Rahasia Kecerdasan Anak

SLC - Smart Living Center - Pusat Hidup Cerdas / Juara Dunia Kecerdasan


Mengapa wanita membutuhkan pria ?

Posted on July 06, 2010 by admin

Wanita masa kini menjadi bingung melihat peran pria dalam hidup mereka. Pilihannya adalah wanita mengharapkan pria untuk menjadi seperti wanita atau tidak membutuhkan pria sama sekali.

Mereka menginginkan pria, tetapi tidak membutuhkannya. Kalaupun membutuhkan pria, mereka seringkali menginginkan pria menjadi sosok yang berbeda atau yang tidak mungkin bisa dilakoninya.

Pria ingin merasa dibutuhkan dan paling tertarik pada wanita yang menghargai apa yang ada padanya. Ketika pria dibutuhkan, dia dapat memberi arti.

Semakin berhasil seseorang wanita dalam keuangan, semakin rendah kemungkinan dia menikah dan semakin tinggi kemungkinan untuk bercerai.

Wanita belajar merasakan kebutuhan akan pria dan menghargai apa yang diberikannya. Tantangan untuk dapat menghargai seseorang yang rasanya tidak anda butuhkan.

Anda hanya dapat menghargai apa yang anda miliki ketika anda dengan tulus merasa membutuhkannya.

Proses untuk bertahan atau berusaha maju dalam karier mengalihkan perhatian mereka untuk mengenali perasaan sendiri dan kebutuhan akan suatu hubungan.

Untuk maju dalam pekerjaan, mereka mengekspresikan sisi dirinya mandiri dan sulit  kembali ke sisi feminim, mudah merasa membutuhkan pria. Mereka membutuhkan pria yang lebih punya perasaan atau sensitif. Dia berangan – angan berbicara dengan pasangan seperti dia berbicara dengan teman perempuan atau dengan mentor yang bijak.

Semakin sensitif seorang pria, percakapan akan semakin terpusat pada dirinya sendirim bukan pada wanita.

Pria manja sangat tidak menarik bagi wanita, yang sebenarnya dia butuhkan adalah mengekspresikan sisi rapuh dirinya, yang dia butuhkan sebenarnya adalah untuk didengarkan, bisa dipelajari oleh semua pria.

Sudah lewat masa dimana wanita membutuhkan pria untuk alasan kelangsungan hidup dan keamanan.

Wanita modern lebih suka pasangan berbagi hidup dengan seseorang, tidak butuh pria. Karena membutuhkan pria akan menjadikan para wanita itu merasa lemah, bukannya merasa feminim.

Wanita perlu menemukan kembali kekuasaan dan kekuatan sisi kewanitaan mereka. Wanita tidak perlu menjadi seperti pria untuk menjadi kuat dan mendapatkan yang diinginkan dan dibutuhkannya.

Pria dan wanita mempunyai kebutuhan primer yang berbeda.

Pria perlu merasa dibutuhkan dan wanita perlu merasa dirinya tidak sendirian.

Perasaan berguna akan mengurangi stress pria, memberi makna hidup bagi pria.

Ketika wanita merasa dirinya bisa terbuka dan bergantung pada seseorang, stress dalam hidupnya akan sangat berkurang.

Saat wanita tidak mampu mengenali atau tidak terpenuhi kebutuhannya, dia akan semakin merasa stress dalam hidupnya dan bertanya – tanya mengapa dia sulit tidur di malam hari.

Jika wanita tidak menyadari kebutuhannya akan pria, pria tidak terbantu oleh cinta dan penghargaan yang diberikannya. Pria justru merasa capek dengan kehadiran wanita.

Pasangan bukannya merasa capek saat berinteraksi dengannya melainkan justru bersemangat.

Dalam keadaan stress, wanita cenderung mengulurkan tangan dan merasakan kebutuhan orang lain daripada kebutuhan mereka sendiri. Wanita tangguh dan mandiri menemukan dan mengakui berbagai kebutuhan paling umum adalah :

  • Butuh pria untuk :
    • Hubungan romantis.
    • Menjaga kesetiaan.
    • Sebagai teman.
    • Untuk dukungan finansial.
    • Merasa lebih aman bila di dekatnya.
  • Butuh pasangan untuk :
    • Bersenang – senang bersama.
    • Berbagi, peduli akan kesejahteraannya.
    • Merindukannya ketika pergi.
    • Membantunya mengurus keluarga.
    • Berkeluarga.
    • Berbagi tanggung jawab dalam mengurus rumah.
    • Memperbaiki segala sesuatu yang tidak beres.
    • Benar – benar merasa menarik.

Jika wanita belajar menghargai apa yang telah diberikan pria, dia akan memegang kunci untuk sedikit demi sedikit meminta lebih banyak bantuan yang dia butuhkan dan layak didapatkan. Ini rumus untuk meraih keberhasilan tapi makna cinta yang sebenarnya.

Waktu di awal dulu, kita belum benar – benar mengenal satu sama lain. Sekarang kau sudah melihat sisi terbaik dan terburukku, dan kau masih memujaku. Itulah cinta sejati.

Membantu saya lebih memahami makna cinta abadi.

Cinta bukan kesempurnaan khayalan semua kebutuhan terpenuhi, tetapi berbagi hidup bersama, berusaha sebaik mungkin memenuhi kebutuhan masing – masing.

Memaafkan kesalahan pasangan dan menerima keterbatasan mereka akan sama menyenangkannya seperti penghargaan terhadap pemberian dan keberhasilan mereka.

Bersama – sama  kita bisa belajar bahwa hidup kita tidak harus sempurna untuk bisa berhubungan dan saling memberi dukungan.

Cinta sejati tidak menuntut kesempurnaan tetapi menerima ketidaksempurnaan.

Sama – sama memahami cinta yang seperti itu akan memperkaya segala aspek kehidupan kita dan akan membawa lebih banyak kepuasan.


Leave a Reply




↑ Top