Rahasia Kecerdasan Anak

SLC - Smart Living Center - Pusat Hidup Cerdas / Juara Dunia Kecerdasan


Bagaimana cara kerja menanamkan sebuah prinsip ?

Posted on June 15, 2010 by admin

Suatu hari Anak Cerdas anda yang berusia 3 tahun secara sengaja mendorong jatuh adiknya, 18 bulan, yang baru saja belajar berjalan. Apakah anda marah ? Tentu saja. Ini keterlaluan dan anda tidak tahan. Bukan masalah si adik yang sekarang menangis, tetapi anda harus menarik napas dan memikirkan strategi baru untuk memanggil sang kakak.

“Apakah kamu membutuhkan perhatian hari ini ? Jika kamu ingin dipeluk, katakan saja. Datang pada Ibu dan minta pelukan pada Ibu. Tidak perlu mendorong adikmu untuk mendapatkannya. Perilaku itu tidak dapat diterima.

Dengan menyebutkan tujuan alami dari perilakunya, anda menghilangkan kesenangan dari perilaku itu. Dengan begitu, Anak Cerdas anda tahu bahwa anda tahu persis apa yang terjadi dan mengapa dia sendiri melakukannya.

Anda memegang kendali, bukan dia. Sehingga dia tidak punya alasan untuk melakukannya lagi di lain waktu.

Begitu pula dengan Remaja Cerdas anda saat mengucapkan kata – kata yang tidak menyenangkan karena anda menyajikan ayam lagi untuk makan malam dan dia bilang tidak suka ayam (padahal seminggu yang lalu dia yang memintanya). Saat dia akan berkunjung ke rumah temannya, katakan bahwa dia tidak akan pergi ke sana. Dia akan mengejar anda dan katakan bahwa anda tidak akan pergi ke sana karena anda tidak menyukai caramu bicara pada Ibu tadi.

Jangan pedulikan permohonan, kemarahan dan permintaan maaf yang terjadi. Dia juga harus menjelaskan kepada temannya tersebut mengapa dia tidak bisa datang. Tentu saja dia akan menilai situasi itu berbeda dengan anda, tetapi tidak masalah. Anda sudah berhasil dan lain kali Remaja Cerdas anda akan berpikir dengan lebih hati  - hati sebelum mengucapkan sesuatu.

Jika anda ingin Anak ataupun Remaja Cerdas anda menanggapi dengan serius, katakan satu kali, hanya satu kali. Tidak perlu mengintip dari bahu anda untuk melihat apakah anak itu melakukan yang anda katakan. Tidak ada pembicaraan, tidak ada perdebatan. Anda sampaikan dengan tenang dan selesai.

Apakah mereka akan marah ? Terguncang ? Bingung ? Apakah anda akan menghadapi beberapa hari yang menjengkelkan ? O ya !!!

Mereka perlu diajarkan bahwa ada konsekuensi dari tindakan – tindakan mereka. Mereka harus tahu bahwa anda sungguh – sungguh, apa yang anda katakan adalah yang akan anda lakukan. Konsekuensi langsung dan anda tidak akan menjelaskan panjang lebar lagi.


1 Comments

  1. Monte Sillery

    I adore your blog - great effort!


Leave a Reply




↑ Top